Inilah Sanksi Persib Pasca-tewasnya The Jakmania

oleh

JAKARTA: Persib Bandung benar-benar apes. Empat pemainnya mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin ( Komdis) PSSI, Selasa (2/10/2018).  Sanksi tersebut dikeluarkan Komdis menyusul tewasnya suporter The Jakmania sebelum pertandingan Persib versus Persija yang digelar pada 23 September 2018..

Empat pemain Persib yang disanksi itu adalah Jonatan Bauman (dilarang main pada 2 laga), Ezechiel Ndouasel (5 laga), Bojan Malisic (4 laga) dan Ardi Idrus (teguran keras). Sementara itu, empat pemain Persija yang mendapat sanksi adalah Riko Simanjuntak (teguran keras), Sandi Darma Sute (3 laga), Ismed Sofyan (3 laga), dan Renan da Silva (2 laga). Baca juga:

Delapan pemain ini dianggap melakukan pelanggaran, seperti terlibat keributan, menyikut, menendang, dan menjatuhkan dengan sengaja.

Laga klasik antarklub Indonesia ini memang berjalan sangat panas. Total terjadi 44 pelanggaran dan 10 kartu kuning selama pertandingan.

Selain pemain, Komdis juga menjatuhkan beberapa sanksi terkait dengan tewasnya suporter Persija, Haringga Sirila (23), yang dikeroyok oleh oknum suporter sebelum laga Persib versus Persija.

Persib, panitia pelaksana, suporter Persib, hingga para tersangka pengeroyok Haringga Sirila mendapatkan sanksi. Baca juga: Sanksi Persib, Terusir ke Kalimantan hingga Tanpa Penonton Terdapat pula hukuman larangan menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia selama seumur hidup bagi para tersangka pengeroyok Haringga.

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 1 Oktober 2018:

1. Persib Bandung – Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018 –
Pertandingan:     Persib Bandung vs Persija Jakarta –
Tanggal kejadian: 23 September 2018 –
Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat Match       Coordination Meeting, melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas. –
Hukuman: Sanksi pertandingan home diluar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *